Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik, UIN Jakarta Kembali Hadiri Uji Publik Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik
Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik, UIN Jakarta Kembali Hadiri Uji Publik Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik

Jakarta, Berita UIN Online – UIN Jakarta turut ambil bagian dalam kegiatan uji publik yang menjadi bagian dari proses monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik. Kegiatan ini diinisiasi oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) dan berlangsung di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Dalam presentasinya, Rektor sekaligus Atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, MA, PhD, menyoroti sejumlah program strategis yang telah dijalankan oleh kampus. Salah satunya adalah program green campus, yang diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap lingkungan. “UIN Jakarta berkomitmen untuk menjadi kampus hijau yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan, melalui berbagai program ramah lingkungan yang kami terapkan,” ujar Prof. Asep.

Lebih lanjut, Prof. Asep menjelaskan tentang digitalisasi di lingkungan UIN Jakarta yang bertujuan untuk mempermudah akses layanan dan informasi. “Digitalisasi di UIN Jakarta bukan hanya untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga untuk memberikan kemudahan akses bagi publik dalam mendapatkan informasi yang diperlukan,” tambahnya.

Selain program-program tersebut, Prof. Asep juga menegaskan komitmen UIN Jakarta dalam mendorong keterbukaan informasi publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas institusi. “Keterbukaan informasi publik adalah fondasi penting dalam mewujudkan kepercayaan publik terhadap UIN Jakarta. Kami selalu berkomitmen untuk menyediakan informasi yang akurat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Rektor Admiinistrasi Umum UIN Jakarta  selaku PPID Utama Prof. Dr. Imam Subchi, M.A., mengatakan, Langkah UIN Jakarta hingga dijadwalkan mengikuti kegiatan Uji Publik sebagai perwujudan tekad sivitas UIN Jakarta sekaligus dukungan Komisi Informasi Pusat dan Kementerian Agama RI.

Warek Imam juga mengapresiasi tim yang telah bekerja keras sehingga bisa sampai ke tahap uji public. Menurutnya, ini merupakan kolaborasi lintas unit serta peningkatan sistem dokumentasi dan layanan informasi publik di lingkungan UIN Jakarta sendiri.

“Lolosnya UIN Jakarta ke tahap Uji Publik merupakan hasil kerja bersama seluruh unit di lingkungan kampus. Semoga UIN Jakarta tetap bertahan sebagai badan publik perguruan tinggi kategori informatif,” harapnya.

Warek Imam menambahkan, PPID UIN Jakarta juga terus berkomitmen memperkuat budaya transparansi di lingkungan universitas. “Bagi kami, keterbukaan informasi bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi bagian dari good university governance yang harus dijalankan secara konsisten,” tambahnya. (Pusat Informasi & Humas UIN Jakarta)