UIN Jakarta Kenalkan Empat Lembaga Beasiswa pada Expose 2026
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta selenggarakan event tahunan Expose 2026 dengan mengusung tema “Discover Your Path: Be Part of UIN Jakarta”. Event edukasi yang bertujuan untuk mengenalkan kampus UIN Jakarta ini diselenggarakan di Auditorium Harun Nasution, Rabu (11/02/2026).
Event ini dihadiri oleh Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A., para Dekan Fakultas, Sekretaris Eksekutif Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Bekti Cahyo Hidayanto, S.Si., M.Kom., Kepala Sub Divisi Pengembangan Alumni LPDP Tri Susilo, dan para peserta UIN Jakarta Expose 2026.
Rangkaian acara dalam event ini meliputi pemaparan berbagai jalur masuk UIN Jakarta, talk show inspiratif, serta pemaparan dari berbagai lembaga beasiswa. Selain itu, terdapat stand pameran dari 12 Fakultas, Sekolah Pascasarjana, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), lembaga beasiswa, dan Asrama Ma’had Al-Jami’ah UIN Jakarta. Acara juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan dari forum UKM.
Dalam sesi pemaparan beasiswa, terdapat empat lembaga yang menyampaikan informasi mengenai program, persyaratan, serta mekanisme pendaftaran beasiswa, yaitu:
1, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)
Beasiswa LPDP merupakan program pendanaan pendidikan yang ditujukan bagi Warga Negara Indonesia untuk melanjutkan studi magister dan doktor, baik di dalam maupun luar negeri. Pada tahun 2026, LPDP membuka berbagai program seperti Beasiswa STEM Industri Strategis, Beasiswa SHARE, program Co-Funding (bundling), double degree, joint degree, serta program kerja sama khusus dan non-degree.
Beasiswa ini diperuntukkan bagi pendaftar jalur umum, CPNS/PNS/TNI/POLRI, serta jalur afirmasi yang meliputi putra/putri Papua, daerah afirmasi, prasejahtera, dan penyandang disabilitas. LPDP menyediakan dua skema pendanaan, yaitu pendanaan penuh dan pendanaan parsial (partial funding) yang memungkinkan pembiayaan bersama antara LPDP dan penerima beasiswa.
Komponen pendanaan LPDP mencakup dana pendidikan seperti biaya pendaftaran, Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), tunjangan buku, bantuan penelitian tesis/disertasi, seminar internasional, hingga publikasi jurnal internasional. Selain itu, tersedia dana pendukung seperti transportasi, visa, asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, tunjangan keluarga (khusus doktor), serta kebutuhan pendukung lainnya.
2. Beasiswa Cendekia Baznas (BCB)
Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) merupakan program beasiswa yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia. Program ini ditujukan untuk mendukung akses pendidikan tinggi sekaligus membentuk generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
BCB diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang Strata 1 semester 5 di berbagai perguruan tinggi mitra BAZNAS. Sasaran utama program beasiswa ini adalah mahasiswa aktif dari keluarga prasejahtera yang lolos proses seleksi administrasi dan wawancara.
Pendanaan beasiswa BCB umumnya mencakup bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) maksimal Rp. 4 juta dan biaya penelitian. Selain dukungan finansial, penerima beasiswa juga memperoleh pembinaan dan pengembangan diri melalui program mentoring bulanan, pelatihan kepemimpinan, penguatan karakter, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat.
3. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)
Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) merupakan program beasiswa yang diperuntukkan bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi pada jenjang sarjana maupun pascasarjana, termasuk program dalam dan luar negeri. Program ini juga mencakup berbagai skema beasiswa kerja sama serta program unggulan di bawah naungan Kementerian Agama.
BIB memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya pada bidang keagamaan, pendidikan, dan keilmuan strategis lainnya. Melalui program beasiswa ini, penerima beasiswa mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku pada masing-masing skema.
4. Social Trust Fund (STF)
Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang berdiri sejak tahun 2012 dan berada di bawah lingkup UIN Jakarta. STF berkomitmen dalam menyediakan dana pendidikan bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan biaya melalui berbagai program beasiswa.
Sejak tahun 2012 hingga tahun 2026 ini, STF telah menyalurkan dana beasiswa sebesar Rp. 2,9 miliar kepada 1.428 mahasiswa penerima manfaat. Program beasiswa STF diperuntukkan bagi mahasiswa S1 berprestasi di UIN Jakarta.
Jenis beasiswa yang dikelola STF meliputi Beasiswa Prestasi, Beasiswa Kemanusiaan, Beasiswa Pelajar Daerah Terpencil, Beasiswa Orang Tua Asuh, Beasiswa Perdamaian, serta beasiswa tematik seperti Professor Azyumardi Azra Scholarship (PAAS), Professor Nabilah Lubis Scholarship (PNLS), dan Professor Husni Rahim Scholarship (PHRS).
Selain bantuan biaya pendidikan, penerima beasiswa juga mendapatkan program capacity building seperti pelatihan public speaking, kepenulisan, bahasa asing, kewirausahaan, serta keterlibatan dalam kegiatan volunteer.
Melalui sesi pemaparan empat lembaga beasiswa, para calon mahasiswa baru diharapkan mendapat gambaran mengenai banyaknya peluang beasiswa yang dapat diikuti selama berkuliah di UIN Jakarta. Diharapkan pula, informasi yang disampaikan dalam sesi pemaparan dapat memberi dorongan bagi calon mahasiswa baru untuk mulai mempersiapkan diri mencari peluang beasiswa.
(Hilya Hafiza S./Fauziah M./Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: Azka Raysa P.)
